Sebagian besar perangkat konsumen yang beredar hari ini masuk kategori Short Range Device. Earphone nirkabel, kartu akses, pelacak barang, sampai pengisi daya nirkabel semuanya bekerja pada jangkauan pendek. Standar teknisnya diperbarui lewat keputusan ini.
Apa itu Short Range Device?
SRD adalah perangkat telekomunikasi nirkabel yang bekerja pada rentang frekuensi tertentu dengan jangkauan terbatas. Contoh yang paling umum ditemui adalah Bluetooth, NFC, RFID, dan UWB.
Karena jangkauannya pendek dan dayanya kecil, banyak yang mengira perangkat SRD bebas dari kewajiban sertifikasi. Anggapan itu keliru. Jangkauan pendek tidak menghapus kewajiban, karena yang menjadi dasar adalah penggunaan spektrum frekuensi radio.
Apa yang diatur KM 260 Tahun 2024?
Keputusan Menteri Kominfo Nomor 260 Tahun 2024 menetapkan standar teknis untuk perangkat SRD, menggantikan aturan sebelumnya yaitu Peraturan Direktur Jenderal SDPPI Nomor 161 Tahun 2019.
Cakupannya meliputi persyaratan keselamatan kelistrikan, persyaratan kompatibilitas elektromagnetik atau EMC, serta ketentuan teknis operasional. Teknologi SRD dikelompokkan ke dalam sepuluh kelompok yang terbagi dalam dua kategori, yaitu kelompok lama dan kelompok baru.
Kelompok teknologi baru yang perlu diperhatikan
Bagian inilah yang paling berdampak bagi importir, karena mencakup jenis perangkat yang sebelumnya berada di wilayah abu-abu:
- UWB atau Ultra Wideband. Dipakai pada pelacak barang presisi dan kunci digital kendaraan.
- Telepon nirkabel.
- WPT atau Wireless Power Transmission. Inilah dasar yang menempatkan pengisi daya nirkabel dalam lingkup pengaturan.
- ITS atau Intelligent Transportation Systems.
Masuknya WPT menjawab pertanyaan yang sering muncul soal pengisi daya nirkabel. Perangkat itu memang tidak mengirim data, tetapi tetap memancarkan energi elektromagnetik pada frekuensi tertentu, sehingga tunduk pada pengaturan.
Perangkat apa saja yang biasanya masuk kategori SRD?
- Earphone dan headset Bluetooth, termasuk TWS.
- Speaker Bluetooth dan perangkat audio nirkabel.
- Keyboard, tetikus, dan presenter nirkabel.
- Remote control nirkabel dan kunci pintar.
- Pelacak barang berbasis Bluetooth atau UWB.
- Pembaca dan tag RFID, serta perangkat NFC.
- Pengisi daya nirkabel.
Apa konsekuensinya bagi pemohon sertifikat?
- Acuan standar berubah. Laporan hasil uji yang masih mengacu ketentuan 2019 perlu diperiksa kesesuaiannya.
- Kategori kelompok menentukan parameter uji. Salah menempatkan perangkat dalam kelompok berarti salah parameter, dan hasilnya tidak dapat dipakai.
- Perangkat multi-fitur diuji per fitur. Satu TWS dengan Bluetooth dan NFC berarti dua fitur yang diuji, bukan satu produk.
Syarat agar laporan uji diterima dibahas di artikel kapan laporan hasil uji luar negeri diterima. Untuk memastikan produk Anda termasuk yang wajib, lihat daftar perangkat wajib sertifikasi.
Produk Anda termasuk SRD?
Kesalahan yang paling sering terjadi pada kategori ini adalah menganggap perangkat kecil berdaya rendah tidak perlu diurus, lalu barangnya tertahan atau listing-nya dihapus setelah stok terlanjur datang.
Kirimkan kepada kami spesifikasi produk Anda, terutama daftar fitur nirkabelnya. Kami bantu tentukan kelompok SRD yang tepat, parameter uji yang berlaku, serta perkiraan biaya dan waktunya.
Konsultasi lewat WhatsApp, atau lihat rincian biaya sertifikasi.