Biaya sertifikasi Postel / SDPPI
Biaya sertifikasi bukan satu angka pasti — ada beberapa komponen yang besarnya tergantung spesifikasi perangkat. Di bawah ini kami buka strukturnya secara transparan, lengkap dengan kisaran PNBP terbaru sebagai acuan.
Apa yang menentukan besar biaya Anda
Setiap varian atau tipe perangkat umumnya diperlakukan sebagai permohonan tersendiri.
Semakin banyak modul (Wi-Fi + Bluetooth + seluler), semakin banyak parameter yang diuji.
Test report yang diakui SDPPI atau ber-MRA dapat memangkas biaya pengujian.
Perangkat seluler kerap memerlukan TKDN, menambah komponen biaya dan waktu.
Salah hitung biaya di awal bikin pengeluaran membengkak atau uang terbuang percuma. Kami bantu petakan biaya yang benar untuk perangkat Anda dulu, sebelum proses jalan.
Kenapa PNBP bisa Rp 12 juta, bisa juga Rp 80 juta
PP No. 43 Tahun 2023 tidak memakai satu tarif tunggal. Tarif Anda ditentukan oleh tiga variabel, dan ketiganya sudah bisa diketahui sebelum permohonan diajukan — jadi anggaran Anda tidak perlu menebak.
Perangkat genggam bergerak seperti ponsel dan tablet masuk kategori HKT. Untuk jalur yang sama, tarif HKT selalu lebih tinggi daripada non-HKT.
LHU dalam negeri, luar negeri, atau kombinasi keduanya. LHU sepenuhnya dalam negeri adalah tarif terendah; kombinasi lebih murah daripada sepenuhnya luar negeri.
Laboratorium yang diakui lewat MRA menghasilkan tarif lebih rendah daripada laboratorium non-MRA. Bila LHU Anda campuran MRA dan non-MRA, yang berlaku tarif non-MRA.
Kombinasi ketiganya membentuk 13 tarif berbeda. Ujung terendahnya Rp 12 juta untuk LHU dalam negeri — berlaku sama untuk HKT maupun non-HKT. Ujung tertingginya Rp 80 juta untuk perangkat HKT dengan LHU luar negeri dari laboratorium non-MRA.
Menentukan Anda jatuh di tarif yang mana adalah pekerjaan pertama kami, sebelum ada biaya apa pun. Daftar tarif resmi lengkapnya dapat diperiksa sendiri di sertifikasi.postel.go.id.
Apa yang sudah termasuk dalam biaya jasa
Dari konsultasi pertama sampai label tertempel di produk. Enam tahap ini satu paket, tidak ada biaya tambahan di tengah jalan.
Kami pastikan wajib atau tidaknya perangkat Anda bersertifikat, beserta standar teknis acuannya.
Tahap ini belum berbayar.
Dokumen diperiksa sebelum diajukan, bukan setelah ditolak.
Tidak ada revisi bolak-balik di tengah proses.
Pengaturan uji sampel di balai uji.
Atau penilaian apakah test report yang sudah Anda miliki bisa langsung dipakai.
Permohonan lewat OSS dan e-Sertifikasi SDPPI.
Anda dapat kabar setiap kali evaluator meminta klarifikasi.
Tagihan PNBP punya batas waktu, dan permohonan gugur bila terlewat.
Yang memantau kami, bukan Anda.
Artwork label, QR Code, dan tanda peringatan dalam format siap cetak.
Diserahkan begitu sertifikat terbit.
Dua cara membayar, Anda yang pilih
PNBP dan biaya balai uji punya tagihan resminya sendiri. Apa pun cara bayar yang Anda pilih, penanganan kami sama.
Satu tagihan untuk semuanya.
Anda tidak perlu berurusan dengan banyak pihak atau memantau tenggat pembayaran sendiri.
Kami teruskan e-billing asli dari balai uji dan tagihan PNBP langsung kepada Anda.
Angkanya Anda lihat sendiri, apa adanya.
Opsi B sengaja kami sediakan supaya Anda bisa mencocokkan sendiri setiap rupiah dengan tagihan resminya.
Bagaimana kalau permohonan ditolak?
Win rate kami 100%. Itu bukan kebetulan, melainkan hasil dari satu kebiasaan sederhana.
Kami periksa produk dan dokumen Anda dengan teliti di awal. Kalau ada yang belum sesuai, kami tidak maju. Kami sampaikan dulu apa yang perlu dibereskan.
Permohonan baru kami jalankan ketika seluruh syaratnya sudah terpenuhi. Anda tidak membayar untuk sesuatu yang belum pasti hasilnya.
Ingin estimasi untuk perangkat Anda?
Kirim spesifikasi dan daftar modul radionya. Kami balas dengan rincian biaya yang sesuai untuk perangkat Anda.
Konsultasi lewat WhatsApp