Dari seluruh lampiran permohonan sertifikat, dua dokumen ini paling sering diperlakukan sebagai formalitas: diunduh, ditandatangani, diunggah. Padahal keduanya adalah pernyataan hukum yang Anda buat sendiri, tanpa perantara, dan justru itulah yang membuatnya berat.

Apa itu Deklarasi Kesesuaian?

Deklarasi Kesesuaian, atau declaration of conformity, adalah pernyataan tertulis pemohon bahwa perangkat yang diajukan sesuai dengan standar teknis yang berlaku. Permen Kominfo 3 Tahun 2024 mewajibkannya untuk semua permohonan, bersama laporan hasil uji, dokumen spesifikasi teknis, dan foto berwarna yang memperlihatkan merek dan tipe.

Yang membedakannya dari laporan hasil uji: laporan uji dibuat balai uji, deklarasi kesesuaian dibuat oleh Anda. Tidak ada pihak ketiga yang memverifikasi isinya sebelum diserahkan.

Apa itu Deklarasi Keamanan IMEI?

Dokumen ini khusus untuk perangkat seluler. Permen 3/2024 mensyaratkan jaminan keamanan IMEI disertai daftar IMEI yang diakui GSMA.

Dua bagian itu harus konsisten. Jaminan keamanannya menyatakan bahwa nomor IMEI perangkat sah dan tidak digandakan, sementara daftar IMEI-nya membuktikan nomor tersebut memang terdaftar pada basis data internasional. Menyerahkan salah satunya saja tidak cukup.

Kenapa dua dokumen ini berisiko?

Karena Permen 3/2024 memuat kewajiban umum bahwa pemohon wajib menyampaikan data yang benar dan dokumen yang valid. Kewajiban ini menjadi dasar ketika di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian.

Konsekuensinya bukan sekadar permohonan ditolak. Untuk pelanggaran berupa data palsu atau dokumen tidak sah, rangkaian sanksinya bersifat kumulatif: pencabutan sertifikat, pembekuan layanan hingga dua tahun, dan kewajiban menarik produk dari peredaran. Tangga sanksi lengkapnya kami bahas di pengawasan pasca-pasar dan sanksinya.

Perhatikan bahwa pembekuan layanan berarti Anda tidak bisa mengajukan permohonan apa pun selama masa itu, termasuk untuk produk lain yang tidak bermasalah.

Empat kesalahan yang paling sering terjadi

  1. Memakai format lama. DJID menyediakan format baku untuk diunduh di laman e-Sertifikasi, dan formatnya diperbarui berkala. Menyalin dari permohonan sebelumnya adalah cara termudah membuat berkas dikembalikan. Unduh ulang setiap kali mengajukan.
  2. Menyalin spesifikasi dari brosur pemasaran. Deklarasi harus mencerminkan spesifikasi teknis yang diuji, bukan angka promosi. Brosur sering membulatkan atau menyederhanakan.
  3. Penulisan merek dan tipe tidak sama persis. Nama pada deklarasi harus identik dengan yang tertera pada laporan hasil uji dan formulir permohonan, termasuk tanda baca dan spasi. Ketidakcocokan penulisan adalah masalah nyata di data sertifikasi Indonesia, seperti kami tunjukkan di kenapa sertifikat tidak ketemu di database.
  4. Menandatangani tanpa membaca. Terdengar sepele, tetapi tanda tangan itulah yang memindahkan tanggung jawab dari pabrik ke perusahaan Anda.

Di mana formatnya diunduh?

Di laman e-Sertifikasi DJID, sertifikasi.postel.go.id, pada bagian template dokumen. Di sana tersedia Deklarasi Kesesuaian, Deklarasi Keamanan IMEI, Surat Pernyataan Kesediaan Mematuhi Ketentuan Sertifikasi dan Penggunaan Label, serta Rangkuman Referensi Halaman LHU.

Daftar periksa singkat

  • Format diunduh ulang hari ini, bukan diambil dari arsip.
  • Merek, tipe, dan model ditulis identik di semua dokumen.
  • Spesifikasi diambil dari laporan hasil uji, bukan brosur.
  • Untuk perangkat seluler, jaminan keamanan IMEI dan daftar IMEI GSMA lengkap keduanya.
  • Penanda tangan memang berwenang mewakili badan usaha.

Metodologi

Ketentuan mengenai lampiran permohonan, kewajiban menyampaikan data yang benar, serta sanksi atas data palsu dirujuk dari Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 3 Tahun 2024 sebagaimana dipublikasikan di JDIH Kementerian Komunikasi dan Digital. Daftar template dokumen diambil dari laman resmi e-Sertifikasi DJID per 1 Agustus 2026. Untuk keputusan yang mengikat, rujuk naskah resminya. Izinpostel.com bukan situs resmi pemerintah.

Ingin dokumen deklarasi Anda diperiksa sebelum diserahkan? Kirimkan lewat WhatsApp.