Penguat sinyal ponsel, sering disebut repeater atau booster, banyak dijual online dengan janji memperkuat sinyal HP di area yang susah sinyal. Sebagian besar produk ini sebenarnya tidak memenuhi aturan yang berlaku di Indonesia.

Kenapa penguat sinyal ini bermasalah?

Penguat sinyal yang tidak sesuai standar bisa memancarkan daya berlebihan dan mengganggu jaringan Base Transceiver Station (BTS) operator resmi di sekitarnya, bukan cuma memperkuat sinyal di rumah penggunanya. Gangguan semacam ini bisa menurunkan kualitas jaringan untuk banyak pengguna lain di area yang sama.

Apa dasar hukumnya?

Permen Kominfo 3/2024 secara eksplisit memuat pembatasan penggunaan penguat sinyal dan perangkat satelit tertentu. Pelanggaran atas pembatasan ini termasuk salah satu pelanggaran yang bisa berujung pencabutan sertifikat bagi pihak yang terlibat, sanksi yang lebih berat dibanding pelanggaran administratif biasa seperti telat lapor data.

Apakah semua penguat sinyal ilegal?

Tidak semua. Penguat sinyal yang dipasang resmi oleh operator seluler sendiri, atau perangkat yang sudah lolos sertifikasi Postel dan dipakai sesuai peruntukannya, tetap legal. Yang jadi masalah adalah penguat sinyal generik tanpa merek jelas, tanpa nomor sertifikat, yang banyak beredar di marketplace dengan harga murah.